July 12, 2011

Democracy Is Not Always Right

Aloohhhaaa . Akhirnya kembali post lagi di My Journal . Lama banget apa yah vakumnya ? Haha . Iya kayanya , cz kehabisan kata-kata buat nulis di blog apalagi seringnya on dari handphone . Haha , gak penting banget yah .

Oh ya , mau share apa ya ? Ah iya , aku mau sharing demokrasi .

Aneh banget ya , masih kecil kaya gini malah bahas demokrasi . Haha . Tapi demokrasi apa dulu . 
Demokrasi sih apa ? Yang bagaimana ?
Demokrasi itu dari rakyat , oleh rakyat , dan  untuk rakyat . MySpace . Ngarang banget , itu mah pengertian  demokrasi secara umum menurut Abraham Lincoln . 


Apa sih demokrasi ? 
Demokrasi yang kumaksud di sini adalah kebebasan dalam menyatakan pendapat baik lisan maupun tulisan .
Uwow , lisan dan tulisan ? Mau orasi , demo , atau petisi ?
MySpace Bukan kale . Haha . 
Yang kumaksud di sini dalam lisan maupun tulisan , kita semua itu bisa menyatakan pendapat kita dengan bebas baik secara lisan maupun tulisan .
Bebas ? Ya bebas , tanpa ada yang bakal protes .
Gak ada yang protes ? Kayanya sangat mustahil deh . 
Menyatakan pendapat itu sebenarnya gak salah kan ? Ya gak salah , namanya juga pendapat . Tapi buktinya , kita tidak bisa melakukan demokrasi yang kumaksud tadi secara murni .
Ketika kita ingin menyatakan pendapat kita , kita harus siap dengan segala konsekuensinya .
Kalau kita berpendapat mengikuti yang mayoritas , pasti konsekuensinya , kita bisa mewujudkan apa yang telah kita utarakan itu . 
Tapi bagaimana kalau sebaliknya ? Misalnya kalau pendapat kita itu bertolak belakang dengan pendapat mereka yang mayoritas a.k.a kita itu minoritas ? Konsekuensinya besar loh . 
Apa saja sih ? Perasaan dikit deh ?
Uwooww . Salah besar . Banyak sekali asal kalian tahu . 

Pertama , harus siap jadi minoritas .
Ya iyalah , kalau pendapatnya itu beda jauh , pasti bakalan jadi minoritas dimana-mana .
Enak ga ? Hhhmm . Awalnya sih gak , tapi kalau dibiasakan pasti rasanya biasa .
Dibiasakan ? Ya sering-sering jadi minoritas gitu lah , ntar juga tahu rasanya .
Bukan nyuruh jadi minoritas loh ya . MySpace Cuma kalau pengen tahu seperti apa , ya harus merasakan jadi minortas . Jangan suka ikut-ikutan . Tetaplah pada pendirian .
Oh iya , kalau demokrasi itu , jangan pasang muka 2 . Ingat itu , jangan pernah . Kalau kaya gitu , sama saja kita menyembunyikan pendapat kita sendiri . Rasanya nyesek lho . MySpace Jadi keluarkan saja apa yang kita pikirkan , biar semuanya terlihat lebih jelas , dan gak nggantung , dan ambigu juga . #eh

Kedua , harus siap "dimusuhi" dalam suatu komunitas .
Wow , dimusuhi ? Beneran gitu ?
Haha . Ya gak dimusuhi lah . Ya kaya dikucilkan gitu , dikesampingkan . Ya itu kalau mereka-mereka itu masih punya hati sama logika . Kok ? Ya iyalah , kalau mereka menggunakan 2 hal itu , mereka bakal tahu kalau itulah yang namanya demokrasi .
Tapi kalau orang-orang di sekitar kita itu ekstrem , siap-siap kita bakal benar-benar dimusuhi .
Mengerikan bukan ? MySpace

Hahaha . Demokrasi , demokrasi , dan demokrasi . Akhirnya aku tahu apa itu demokrasi dalam kehidupan sehari-hari sebagai remaja .
Contohnya saja , frontal .
Frontal ? Apaan tuh ? Ya itu lah , artinya sama saja nyablak , blak-blak , nyemplong , vulgar . Eh , beda dink sama vulgar .
Frontal dimana ? Di facebook dan twitter . yang intinya di jejaring sosial .
Kalau di facebook , di status dan di note . Wah , media yang sangat nyaman  buat frontal . Tapi dari situlah masalah besar bisa datang .
Kalau di twitter , ya dari tweetnya kita . Lebih nyaman  daripada di facebook . Jarang masalah besar datang dari sini .

Conclusion , intinya , to sum up , ya intine lah pada bae . Demokrasi itu sebenarnya baik . Namun , demokrasi  itu tidak selalu benar . Ingat itu !
Democracy is  good , yet it's not always right !

Thanks in advance .

2 comments:

Vita Arfiana said...

langka liyane sing bisa dibahas apa?? =='

Dionisius Dhika said...

Kan sudah kubilang , judul hari ini adalah DEMOKRASI .